LAPORAN
OBJEK WISATA DI SAMARINDA
“MAHAKAM
LAMPION GARDEN”
GABRIELLA DESCHE VERONICA
NIS :
2203
X MIA 6
SMA
NEGERI 10 SAMARINDA
2015
DAFTAR ISI
Daftar Isi .................................................................................................... 2
Kata Pengantar ......................................................................................... 3
BAB
I : Pendahuluan ............................................................................... 4
A.
Latar
Belakang .............................................................................. 4 B. Rumusan Masalah ........................................................................ 4
C. Tujuan Kegiatan ........................................................................... 4
D. Manfaat Kegiatan ......................................................................... 4
BAB
II : Pembahasan ............................................................................... 5
BAB
III : Penutup ..................................................................................... 7
A. Kesimpulan .................................................................................... 7 B. Saran .............................................................................................. 7
KATA
PENGANTAR
Segala puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karna atas berkat
dan rahmat-Nya saya dapat menyelesaikan laporan Objek
Wisata yang berjudul “Mahakam Lampion Garden” ini dengan sebaik mungkin. Saya juga merasa beruntung karna memiliki Kedua Orang Tua
yang selalu memberikan doa dan dukungan agar laporan ini dapat selesai dengan
semaksimal mungkin. Selanjutnya saya juga ingin mengucapkan banyak terimakasih kepada SMA
Negeri 10 Samarinda yang sudah
memberikan tugas laporan ini dan
tidak lupa kepada semua teman-teman yang selalu menyemangati dan mengingatkan saya agar laporan ini dapat selesai tepat waktu. Sekali lagi terima kasih buat
orang-orang yang telah
banyak membantu saya
dalam mengerjakan tugas ini. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi para
pembaca. Saya juga mengharapkan
saran dan kritik yang bersifat membangun agar berguna dalam penulisan laporan
selanjutnya.
Samarinda,
30
Desember 2015
Gabriella
Desche Veronica
NIS : 2203
BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Liburan semester ganjil merupakan
salah satu liburan yang ditunggu oleh banyak siswa. Sama halnya dengan yang dialami oleh siswa SMAN 10 Samarinda,
mereka juga mendapatkan liburan semester ganjil dari tanggal 19 Desember 2015
sampai dengan 3 Januari 2016. Oleh karena itu pada liburan ini saya akan
membahas tentang objek wisata yang ada didaerah samarinda yang baru dibuka pada
tanggal 22 Januari 2015 namun ditutup kembali pada 3 Februari 2015. Objek
wisata yang saya maksud adalah “Mahakam Lampion Garden” atau yang bisa
disingkat dengan “MLG”.
B.
Rumusan
Masalah
1. Apa
saja Objek yang bisa dilihat didalam MLG?
2. Apa
yang menyebabkan MLG sempat ditutup?
3. Berapa
biaya membangun MLG dan harga tiket untuk masuk MLG?
C.
Tujuan
Kegiatan
1. Mengetahui
objek yang dapat dilihat didalam MLG
2. Mengetahui
penyebab MLG sempat ditutup
3. Mengetahui
biaya membangun dan tiket masuk MLG
D.
Manfaat
Kegiatan
1. Sebagai
tugas sekolah yang wajib dikerjakan untuk mengisi waktu selama liburan semester
ganjil
2. Guru
dapat menilai hasil laporan kegiatan
3. Pembaca
dapat mengetahui informasi yang didapat dari laporan ini
BAB II
PEMBAHASAN
Pemerintah Kota
Samarinda, Kalimantan Timur menetapkan Mahakam Lampion Garden atau biasa yang
disebut dengan MLG sebagai salah satu destinasi wisata di daerah Samarinda. MLG
yang menempati lahan seluas 7500 meter persegi dan beralamatkan di Jalan Slamet
Riyadi, Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75243, Indonesia. MLG
yang berlokasi tepat di pinggir Sungai Mahakam dibuka untuk umum dan didalamnya
kita dapat menikmati berbagai objek seperti TuguMonas, Masjid, Menara Pisa,
Menara Eiffel, Patung Marlion, badak, rusa, penguin, flyover, batman, superman,
dan lainnya yang tidak dapat disebutkan. Tentunya objek tersebut lebih nikmat
jika dilihat pada malam hari.
Mahakam Lampion
Garden pernah dibuka pada 22 Januari 2015 dan ditutup kembali pada 3 Februari
2015 dengan alasan masih adanya perbaikan terhadap beberapa lampion yang rusak,
membangun flyover, memperluas tempat parkir dan lainnya. Menurut Walikota
Samarinda, Syaharie Jaang proyek MLG yang dibangun pada 2 tahap ini bukanlah
proyek sia-sia karena dalam membangun MLG dapat menghabiskan Rp5,5 miliar
dengan rincian pada tahap pertama yang dibangun tahun 2014 menghabiskan biaya
sebesar Rp2,9 miliar dan pada tahap kedua yang dibangun tahun 2015 menghabiskan
biaya sebesar Rp3,6 miliar. Oleh sebab itu untuk masuk kedalam MLG kita
diwajibkan untuk membayar sebesar Rp10.000 per orang tapi para pembaca tak
perlu khawatir karena MLG biasanya mempromosikan dengan membeli 6 tiket gratis
1 tiket dan juga MLG memberikan penawaran jika ada yang berulang tahun pada
bulan Desember maka dapat menerima tiket dan makan gratis berlaku dari tanggal
31 Desember 2015 sampai 2 Januari 2016 dengan syarat harus membawa KTP atau
bagi yang belum memiliki KTP dapat membawa KK. Dan juga untuk tidak lupa
membayar parkir sebesar Rp5.000 bagi pengendara motor dan Rp10.000 bagi
pengendara mobil.
Mahakam Lampion
Garden ini merupakan taman ke-3 yang ada di Samarinda, maka rawatlah dan
jagalah taman ini maupun taman lainnya agar ekowisata di Samarinda dapat lebih
maju dan dapat mendatangkan lebih banyak turis atau pengunjung agar dapat
meningkatkan hasil pendapatan daerah sendiri. Pemerintah Kota Samarinda menurut
Dadang Airlangga menghimbau agar Masyarakat di Kota Samarinda selain menjaga
taman ini juga menjaga area disekitar taman agar terlihat nyaman dan bermanfaat
sebagai sarana rekreasi keluarga untuk tidak mencoret-coret dan merusaki
lampion didalam MLG.
BAB
III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Laporan yang
bertemakan Objek di Daerah Masing-Masing ini merupakan tugas yang diberikan
oleh SMAN 10 Samarinda agar menyelesaikannya selama liburan semester ganjil dan
saya mengambil Judul “Mahakam Lampion Garden”.
B.
Saran
Menurut saya
objek yang ada di Mahakam Lampion Garden sangatlah teramat bagus hanya saja
objek didalam sana tidak terlalu menonjolkan budaya bangsa melainkan lebih
menonjolkan budaya orang luar. Semoga saja kedepannya banyak objek lainnya yang
dapat lebih menonjolkan budaya bangsa agar kita selaku masyarakat Indonesia
bisa mencintai budaya sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar